Categories
Nalar Opini

Tantangan

Siang tadi, saya makan sekira di (-6.894798, 107.610841). Kebetulan, saat makan sambal, terpikir sesuatu yaitu “mengapa orang mau makan sambal?”. Padahal, semua tahu bahwa sambal pada akhirnya menyiksa.

Bila dipahami, ternyata yang membuat orang mengkonsumsi sambal adalah karena sensasinya. Menantang! Ternyata, tidak hanya tentang sambal, banyak hal-hal yang dilakukan oleh manusia karena hal itu menantang?

Bahkan, manusia bertahan hidup karena satu alasan yaitu menantang. Lihatlah, mulai dari bayi, manusia sudah beradaptasi dengan tantangan. Tidak bisa bicara, tentu tantangan berat bagi seorang yang baru lahir kedunia. Tapi apa? Bayi mampu bertahan hidup dengan hanya merengek.

Rupanya, mungkin sudah fitrah manusia, bahwa manusia menyukai dan menerima tantangan. Lihat lah bagaimana manusia menerima tantangan berat ini:

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,”(Surat Al-Ahzab : 72)

Rincian tantangan tersebut, telah banyak dijabarkan dalam Al-Quran. Salah satu tantangan yang sangat jelas, dan cocok untuk kaum pembelajar adalah tantangan untuk berpikir!
Lalu, mengapa banyak yang menghindari akal dalam beragama?

Lihat, setidaknya ada 71 tantangan untuk berpikir : (lihat disini)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *